Jakarta, CNN Indonesia

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menegaskan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta tak membongkar dan merusak mainan action figure robot Megatron milik influencer Medy Renaldy yang viral baru-baru ini. Ia pun mengunggah sebuah video untuk menegaskan pernyataannya.

“Tuduhan petugas BC [bea cukai] telah membongkar dan merusak barang tidak benar,” cuit Prastowo dalam akun media sosial X miliknya @prastow.

Prastowo mengunggah sebuah video yang menampilkan petugas perusahaan jasa titipan DHL membongkar kardus berisi mainan tersebut. Menurutnya, unggahan video tersebut sebagai bentuk transparansi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Atas seizin DHL, kami unggah video rekaman CCTV unboxing robot Megatron milik Mas @medyrenaldy_. Hal ini kami sampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,” kata dia.

Prastowo menjelaskan video tersebut menunjukkan pihak yang memeriksa sampai menyegel kembali boks berisi mainan adalah petugas DHL. Ia mengatakan petugas DHL juga telah memeriksa dengan hati-hati.

“Petugas BC (yang duduk di depan komputer) hanya mengamati jenis dan dimensi barang untuk keperluan mencari referensi harga,” tambahnya.

Di samping itu, Prastowo memastikan Medy sebagai pemilik barang telah diundang DHL untuk menyaksikan video bukti CCTV tersebut bersama tim Bea Cukai yang menjadi saksi.

Sebelumnya, Senior Technical Advisor DHL Indonesia Ahmad Mohamad juga telah mengungkapkan perusahaannya sudah menghubungi perusahaan robot selaku pengirim untuk menuntaskan masalah terkait bea masuk.

Menurutnya, pengirim mainan sampel itu telah mengakui dan membayar pajak yang sudah ditetapkan Bea Cukai.

“Case robotic, kita sudah kontak shipper dan telah mengakui dan bayar pajak yang seharusnya dibayar, pas,” ujar Ahmad di DHL JDC Tangerang, Senin (29/4).

(rzr/tsa)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *