Jakarta, CNN Indonesia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membuka peluang Bandara Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah kembali berstatus internasional asalkan menggelar event bertaraf global.

“Tadi saja saya baru berkoordinasi karena banyak sekali yang memberi masukan. Selama Solo memiliki event internasional,” kata Sandiaga di Oni Solo Kopi, Senin (29/4) malam, seperti dikutip DetikJateng.

Sandiaga mengaku sudah berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa selama di Solo ada event Internasional, maka dibuka penerbangan internasional.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Solo akan terakses dari luar negeri. Tadi dengan Pak Menteri Perhubungan kita berkoordinasi selama ada event-nya Solo bisa dibuka penerbangan internasional. Begitu ada event internasional akan dibuka untuk waktu tertentu,” jelas Sandiaga.

Salah satu kegiatan internasional yang diusulkan adalah gelaran World Conference Creative of Economy (WCCE) 2026 di Solo.

“Solo Menari ini termasuk yang kita angkat menjadi event internasional, 2026 kita usulkan Solo menjadi house World Conference Creative Economy. Maka untuk penerbangan internasional dibuka,” terangnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya mencoret 18 bandara internasional di Indonesia. Dengan demikian, hanya ada 17 bandara internasional di Indonesia.

Hal ini diatur dalam Keputusan Menteri Nomor 31 Tahun 2024 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional yang diterbitkan pada 2 April 2024.

“KM 31 Tahun 2004 ini dikeluarkan dengan tujuan untuk melindungi penerbangan internasional pasca-pandemi dengan menjadikan bandara sebagai hub (pengumpan) internasional di negara sendiri,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan resmi, Jumat (26/4).

Daftar 18 bandara yang dicoret dari status internasional:

1. Bandara Maimun Saleh, Sabang (SBG)
2. Bandara Sisingamangaraja XII, Silangit (DTB)
3. Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang (TNJ)
4. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang (PLM)
5. Bandara Radin Inten II, Lampung (TKG)
6. Bandara H.A.S Hanandjoeddin, Tanjung Pandan (TJQ)
7. Bandara Husein Sastranegara, Bandung (BDO)
8. Bandara Adisutjipto, Yogyakarta (JOG)
9. Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang (SRG)
10. Bandara Adi Soemarmo, Solo (SOC)
11. Bandara Banyuwangi, Banyuwangi (BWX)
12. Bandara Supadio, Pontianak (PNK)
13. Bandara Juwata, Tarakan (TRK)
14. Bandara El Tari, Kupang (KOE)
15. Bandara Pattimura, Ambon (AMQ)
16. Bandara Frans Kaisiepo, Biak (BIK)
17. Bandara Mopah, Merauke (MKQ)
18. Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin (BDJ)

Daftar 17 bandara internasional di Indonesia:

1. Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh
2. Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara
3. Bandara Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatra Barat
4. Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau
5. Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau
6. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
7. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, DKI Jakarta
8. Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat
9. Bandara Kulonprogo, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta
10. Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur
11. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali
12. Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, NTB
13. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur
14. Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan
15. Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara
16. Bandara Sentani, Jayapura, Papua
17. Bandara Komodo, Labuan Bajo, NTT

(sfr/agt)







Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *