Jakarta, CNN Indonesia

PT Pertamina (Persero) mempersiapkan sarana dan fasilitas (sarfas) tambahan berupa 1.792 SPBU Siaga 24 Jam, 5.027 Agen LPG Siaga 24 Jam, 200 mobil tangki Stand By, 61 Kiosk Pertamina Siaga, 54 motorist, dan 281 Pertamina Delivery Service sebagai antisipasi peningkatan konsumsi energi jelang libur panjang Idulfitri 1445 H.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan, persiapan itu sejalan dengan fokus Satgas RAFI 2024 yang bertugas pada 1-21 April, bahwa Pertamina alan menyediakan layanan tambahan di wilayah jalur mudik, daerah wisata, daerah rawan banjir dan daerah rawan bencana.

“Seluruh sarana dan fasilitas, mulai terminal, DPPU, dan SPBU, baik yang existing maupun sarfas tambahan telah berjalan dan siap melayani jutaan pemudik yang akan menghabiskan waktu berlibur dengan keluarga,” ujar Fadjar di SPBU Pertamina 31.128.02. M.T Haryono, Jakarta Selatan pada Senin (1/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga dalam upaya penyaluran BBM, LPG dan Avtur telah mengoperasikan sarfas sebanyak 115 Terminal BBM, 30 Terminal LPG, dan 71 Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU), ditambah stasiun pengisian lebih dari 7.400 SPBU, 723 SPBE dan 48.207 Agen/Outlet LPG.

Fadjar menyatakan, antisipasi serupa juga dilakukan di remote area akibat cuaca ekstrim seperti wilayah kepulauan, yakni melalui built up stock BBM sejak H-14 di SPBU dan stok LPG di agen atau pangkalan, serta penyiagaan tambahan tangki atau modular pada SPBU eksisting.

“Kami juga mengintensifkan komunikasi dengan Pemerintah Daerah, juga kerjasama dengan TNI-AL untuk perbantuan KRI untuk angkutan BBM/LPG untuk mengantisipasi cuaca ekstrim, serta layanan 24 jam Call Center 135,” katanya.

Pada saat bersamaan, seluruh Subholding Pertamina yang tergabung dalam Satgas RAFI 2024 juga memastikan operasional siap mendukung Perseroan dalam menyambut Idulfitri 2024, antara lain PT Pertamina Hulu Energi pada sektor hulu yang menyatakan bahwa produksi migas Pertamina pada periode Maret-April diproyeksikan meningkat.

Pada April 2024, produksi minyak diproyeksi mencapai 411 MBOPD dan gas 2.462 MMSCFD. Di sektor pengolahan, PT Kilang Pertamina Internasional memastikan stok minyak mentah dengan volume 25,5 hari dan kapasitas pengolahan mencapai 908 ribu barrel per hari.

Pada sektor pengangkutan minyak mentah dan BBM serta LPG yang digawangi PT Pertamina International Shipping, Pertamina menyiagakan 318 kapal tanker dan tambahan 8 vessel buffer selama periode Satgas RAFI 2024.

Fadjar menambahkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 56 persen untuk pengangkutan BBM, 15 persen untuk LPG dan selebihnya untuk pengangkutan produk petrokimia serta produk lainnya.

Selain itu, Subholding Gas melalui Pertamina Gas Negara juga memastikan keandalan operasional jaringan gas rumah tangga, termasuk Subholding Pertamina New and Renewable Energy yang siap memasok listrik dari sumber energi baru terbarukan.

Kemudian, Pertamina melalui anak usaha seperti Pelita Air menyiagakan 11 armada untuk siap beroperasi, sedangkan Pertamina Bina Medika IHC menyiagakan layanan kesehatan 24 jam melalui jaringan rumah sakitnya, dan Patra Jasa yang bergerak di bidang akomodasi turut menyiagakan hotel di berbagai daerah.

“Subholding dan anak usaha melaksanakan peran dan fungsinya masing-masing, agar mudik tahun 2024 berjalan lancar dan aman,” lanjut Fadjar.

Dalam upaya memantau proses penyaluran energi secara real time di seluruh penjuru, Pertamina memanfaatkan teknologi digital yang dikontrol melalui Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC).

“Melalui Command Centre, kami juga memastikan bahwa operasional hulu, pengolahan, pengangkutan, seluruh layanan, serta stok BBM aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat bagi saat mudik maupun arus balik,” pungkas Fadjar.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *