Jakarta, CNN Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Pelabuhan Merak menjadi salah satu titik krusial selama arus mudik dan balik Lebaran 2024.

Ia mengatakan pihaknya telah mengantisipasi penumpukan penumpang terutama yang belum memiliki tiket tapi sudah masuk sekitar pelabuhan. Salah satunya dengan melarang pemudik masuk area pelabuhan jika belum memiliki tiket.

“Orang tidak boleh masuk kalau belum ada tiket. Mereka harus beli tiket online, ferizy namanya,” katanya saat pelepasan tim mudik CNN Indonesia di Gedung Transmedia, Jakarta, Selasa (2/4).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengatakan tiket pemudik akan dicek sebelum masuk ke Pelabuhan Merak.

“Nanti ada screening di kilometer sebelumnya,” katanya.

Selain Pelabuhan Merak, titik krusial lainnya adalah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Karena itu untuk mengurangi penumpukan pemudik, Budi mengimbau agar masyarakat mudik lebih awal.

Budi mengatakan tiket moda transportasi umum seperti bus dan kereta api saat ini masih tersedia sehingga masyarakat bisa mudik saat ini. Ia juga mengimbau pemudik tidak menggunakan motor karena berbahaya.

Apalagi, katanya, 70 persen kecelakaan lalu lintas terjadi pada pengendara motor.

“Kemudian silahkan gunakan mudik gratis yang disediakan banyak pihak,” imbuhnya.

Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2024 akan terjadi pada H-2 atau Senin, (8/4). Prediksi itu dibuat berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan.

Budi mengatakan puncak mudik itu terjadi seiring dimulainya cuti bersama. Ia mengatakan pada puncak itu setidaknya 26,6 juta orang akan mudik.

Potensi itu mencapai 13,7 persen dari total pergerakan 193,6 juta orang di Indonesia yang melakukan pergerakan selama musim mudik Lebaran 2024 nanti.

Sementara itu untuk arus balik, Budi memperkirakan akan jatuh pada H+3 atau Minggu (14/4) dengan potensi pergerakan mencapai 41 juta orang.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *