Jakarta, CNN Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengungkapkan lokomotif alias mesin penggerak rangkaian kereta untuk mudik Lebaran 2024 menipis.

Penyebabnya adalah kecelakaan yang banyak terjadi pada awal 2024 sehingga menyebabkan armada-armada tersebut masuk bengkel untuk diperbaiki.

“Yang memang berkurang adalah lokomotif, sebagaimana harap dimaklumi awal tahun (2024) kemarin kita mengalami accident (kecelakaan) sehingga ada beberapa lokomotif yang masuk kandang untuk diperbaiki,” ungkap Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa dalam Konferensi Pers di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (27/3).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lain sisi, Hadis mengatakan angkutan Lebaran secara umum meningkat dibandingkan 2023 lalu. Ia mengatakan kereta untuk mudik tahun ini bertambah 9.207 kapasitas angkut.

Hadis mengatakan penambahan armada ini terjadi di semua lini. Mulai dari ada perjalanan reguler hingga kereta tambahan.

Untuk mudik Lebaran 2024, Hadis mengatakan KAI menyediakan 4.220.508 tempat duduk.

“Secara umum, armada kita lebih baik dengan 2023. Kalau dibandingkan dengan 2023, kapasitas kita 104 persen dibandingkan dengan 2023. Volume untuk meng-utilize bisa 109 persen dan okupansi kita harapkan bisa tumbuh 105 persen,” tuturnya.

“Yang relatif berhubungan erat dengan arus mudik angkutan Lebaran adalah kereta api jarak jauh (KAJJ), kapasitasnya 3,2 juta (penumpang). Realisasinya 1,87 juta. Artinya, untuk angkutan Lebaran KAJJ baru terjual 57 persen dari yang kami sediakan,” imbuh Hadis.

Meski begitu, Hadis mencatat jika penjualan tiket KA mudik ditotal dengan angkutan lokal penjualannya baru 45 persen. Pasalnya, pemudik yang memanfaatkan KA lokal disebut baru akan membeli tiket mendekati hari Lebaran.

“Jadi masih tersedia tempat duduk, dimanfaatkan, jangan mepet. Silakan (beli) karena biasanya H-3 (Lebaran 2024) pasti habis, pasti habis. Jadi sebelum itu silakan, nanti gak bisa pilih-pilih tempat duduk,” tutup Hadis.

Terlepas dari tingginya animo pemudik via kereta api, sempat terjadi kecelakaan ‘adu banteng’ di Cicalengka, Bandung pada Januari 2024 lalu. Ini melibatkan KA Turangga yang berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng ke Bandung dengan KA lokal Bandung Raya yang berangkat dari Stasiun Padalarang menuju Cicalengka.

[Gambas:Video CNN]

(skt/pta)






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *